Perbedaan peran guru sebagai pengajar dan pelaksana PTK

Tugas utama guru adalah mengajar. Namun, karena tuntutan profesi, guru tidak tega membiarkan adanya kekurangan kekurangan dalam melaksanakan tugas tersebut. Inilah sebabnya kegiatan PTK merupakan kegiatan yang tidak terpisahkan dari kegiatan pembelajaran. Pada artikel yang lalu saya sudah mengajak anda mengkaji perbedaan peran guru sebagai pengajar dan sebagai peneliti, serta perlunya melakukan kolaborasi dengan teman sejawat ketika melaksanakan PTK. Dengan memahami kedua peran ini, anda akan lebih siap melaksanakan PTK. Sehubungan dengan itu, setelah membaca artikel ini, Anda diharapkan dapat membedakan peran guru sebagai pengajar serta sebagai pengajar dan peneliti, disamping membangun kolaborasi dengan teman sejawat.

Dibawah ini akan diuraikan kegiatan guru sebagai pengajar dan kegiatan guru sebagai pengajar dan pelaksana PTK, serta hakikat kolaborasi dalam PTK.

A. Peran guru sebagai pengajar serta sebagai pengajar dan peneliti

Sebagai guru, anda tentu sudah paham akan tugas-tugas anda dalam mengelola pembelajaran. Makin baik pemahaman Anda akan tugas-tugas tersebut, seyogianya makin profesional pula kinerja yang anda tunjukkan sebagai guru. Bagaimana dengan tugas seorang peneliti? Secara sepintas, hal ini sudah anda kaji pada artikel sebelumnya. Dengan memahami tugas seorang guru dan memahami tugas seorang peneliti, anda akan mampu merumuskan tugas seorang guru yang sekaligus berperan sebagai peneliti dalam kelasnya. Untuk itu, Mari kita kaji peran guru dalam berbagai tahap kegiatan pembelajaran, baik sebagai pengajar maupun sebagai pengajar dan peneliti.

1. Tahap persiapan

Sebelum mengajar, seorang guru seyogianya membuat persiapan, baik guru yang mengajar secara rutin, maupun guru yang mengajar untuk memperbaiki (melakukan PTK). Persiapan yang anda buat tentu sesuai dengan kurikulum yang berlaku, dan berfokus pada kompetensi yang akan dicapai. Persiapan yang dibuat oleh guru pada umumnya dalam bentuk rencana pembelajaran (RPP), baik yang dibuat oleh guru yang mengajar secara rutin, maupun oleh guru yang akan melaksanakan PTK. Karen ada kebutuhan yang berbeda, tentu rencana pembelajaran yang dibuat berbeda pula.

Apa perbedaan Apa perbedaan antara RPP yang dibuat untuk PTK dengan RPP yang dibuat untuk pembelajaran biasa. Perbedaan tersebut adalah:

  • Tujuan. Tujuan dijabarkan dari tujuan kurikuler setiap mata pelajaran.