MERANCANG PEMBELAJARAN IPA

MERANCANG PEMBELAJARAN IPA

merancang pembelajran ipa

MODUL 9

MERANCANG PEMBELAJARAN IPA

 

KEGIATAN BELAJAR 1

MERANCANG PEMBELAJARAN IPA KELAS 5

  1. Materi Essensial Kelas 5

Makanan, sistem pencernaan, pernapasan, darah, dan kesehatan.

Topik yang akan dibahas pada bab ini adalah hubungan antara makanan sistem pencernaan makanan darah pernapasan dengan kesehatan.

  1. Makanan yang Mudah dan Sulit Dicerna.

Makanan yang mudah dicerna adalah makanan yang terbuat dari bahan-bahan yang tidak berserat. Makanan yang mudah dicerna adalah makanan yang tidak mengandung serat atau selulosa, misalnya daging telur tepung gula pasir dan lain-lain. Sedangkan bahan makanan yang tidak mudah dicerna adalah bahan makanan yang mengandung serat yang berasal dari tumbuh-tumbuhan terutama sayuran. Serat atau selulosa tidak dapat dicerna oleh sistem pencernaan manusia sebab sistem pencernaan manusia tidak memiliki enzim yang berguna untuk mencerna selulosa yaitu enzim selulase. Walaupun selulosa tidak dapat dicerna namun memiliki kegunaan yaitu menyerap air sehingga tinja atau feses yang keluar tidak terlalu keras. Kegunaan yang lain adalah menggiatkan gerak peristaltik usus. Oleh karena itu serat dapat mencegah terjadinya susah buang air besar atau biasa disebut sembelit atau konstipasi.

Serat tersusun atas selulosa yang merupakan karbohidrat rantai panjang. Hanya ada pada tumbuhan dan tidak dapat dicerna oleh manusia. Daging tidak berserat. Adapun yang terlihat seperti serat sebenarnya merupakan serabut otot yang tersusun atas protein yang dapat dihancurkan oleh enzim protease.

Bahan makanan digolongkan menjadi bahan makanan pokok, sayuran, lauk pauk, dan buah-buahan serta susu sebagai pelengkap. Bahan makanan pokok meliputi beras, jagung, singkong, gandum, dan sagu. Zat gizi yang dikandung dalam bahan makanan pokok sebagian besar adalah karbohidrat. Lauk pauk meliputi ikan daging telur tahu tempe dan bahan makanan lain yang mengandung protein dan lemak. Sedangkan sayuran dan buah-buahan banyak mengandung vitamin dan mineral. Dalam susu dan hasil olahannya seperti keju dan yogurt terdapat hampir semua zat gizi yang diperlukan oleh tubuh.

Karbohidrat, protein, dan lemak disebut makronutrien karena diperlukan oleh tubuh setiap hari dalam jumlah banyak. Sedangkan vitamin dan mineral disebut mikronutrien karena diperlukan oleh tubuh dalam jumlah yang sangat sedikit yaitu kurang dari 100 mg.

Kebutuhan gizi setiap orang berbeda-beda sesuai dengan jenis kelamin umur dan jenis pekerjaan atau kegiatan.

Makanan bergizi adalah makanan yang mengandung zat makanan yang diperlukan oleh tubuh yaitu karbohidrat protein lemak vitamin mineral dan air.

Zat makanan yang dikonsumsi tidak boleh berlebihan ataupun kurang. Kelebihan ataupun kekurangan zat makanan dapat menyebabkan malnutrisi atau biasa disebut salah makan. Kelebihan lemak terutama kolesterol dapat menyebabkan sakit hipertensi atau biasa disebut tekanan darah tinggi; jantung koroner yaitu penyumbatan pembuluh darah di tajuk jantung; stroke yaitu pecahnya pembuluh darah di otak. Namun demikian dalam jumlah yang sedikit kolesterol diperlukan untuk menyusun membran sel pembungkus sel saraf dan membantu penjalaran impuls atau rangsang pada Serabut saraf. Semua penyakit ini dapat menyebabkan kematian. Vitamin juga tidak boleh berlebih sebab dapat menyebabkan hipervitaminosis. Misalnya kelebihan vitamin A menyebabkan radang hati atau sirosis.

Mengapa karbohidrat harus dikonsumsi dalam jumlah yang lebih banyak penjelasannya sebagai berikut. Katakan seorang siswa dengan berat badan 30 kg untuk belajar dan bekerja sehari memerlukan energi atau tenaga sejumlah 2500 kalori. Kebutuhan tenaga ini dapat dipenuhi dari tiga macam zat makanan yaitu karbohidrat protein dan lemak. Siswa tersebut harus mengkonsumsi protein sejumlah 30 gram per hari karena kebutuhan protein adalah 1 gram per kg berat badan. Maka energi yang diperoleh dari protein hanya 120 kalori karena 1 gram protein menghasilkan 4 kalori. Siswa tidak boleh terlalu banyak makan lemak Katakanlah hanya boleh setengah kilogram per kg berat badan atau sekitar 15 gram. Dengan demikian energi yang diperoleh dari lemak adalah 105 kalori karena 1 gram lemak menghasilkan 9 kalori.

Kebutuhan protein untuk kelompok rentan yaitu orang yang sehabis Sakit Ibu menyusui ibu hamil dan usia pertumbuhan yaitu usia 1 sampai 5 tahun adalah 2 gram per kg berat badan.

Energi yang sudah terpenuhi dari protein dan karbohidrat adalah 225 kalori. Sisa energi ini harus dipenuhi dari karbohidrat yaitu 2275 kalori. 1 gram karbohidrat menghasilkan 4 kalori maka siswa itu harus mengkonsumsi 2275 per 4 sama dengan 555 gram karbohidrat.

Untuk membangkitkan selera makan dan mengawetkan makanan biasanya digunakan bahan tambahan misalnya pewarna pemanis menambah cita rasa dan pengawet. Bahan tambahan disebut zat aditif. Zat aditif ada yang diperoleh dari alam disebut zat aditif alami misalnya pewarna hijau dari daun suji penambah ASI dengan garam penambah gurih dengan terasi dari udang atau pewangi dengan daun pandan. Ada pula Zat tambahan buatan disebut zat aditif sintetik yang sering efeknya tidak baik bagi kesehatan. Contoh zat aditif sintetik adalah pewarna merah dengan rhodamin pemanis sakarin penambah citarasa yaitu monosodium glutamat atau MSG atau vetsin dan bahan pengawet misalnya natrium benzoat formalin. Formalin dan boraks Sebenarnya bukan pengawet makanan tetapi untuk mengawetkan mayat atau hewan supaya tidak membusuk. Oleh karena itu formalin dan boraks sering disalahgunakan sebagai pengawet makanan. Pada umumnya zat aditif sintetik bersifat karsinogenik Yaitu dapat menyebabkan timbulnya kanker jika di konsumsi dalam jumlah banyak.

Makanan yang dimakan bukan hanya harus bergizi lengkap dan seimbang tetapi juga harus bebas kuman berbahaya dan beracun. Zat makanan atau zat gizi jarang sekali ditemukan secara bersama-sama di dalam satu macam bahan makanan. Meskipun ada beberapa bahan makanan yang tergolong kandungannya lengkap seperti susu dan telur namun jumlahnya masih sangat sedikit. Oleh karena itu untuk mendapat makanan yang bergizi cukup sehat dan seimbang seseorang harus meracik beberapa bahan makanan.

Kebutuhan seseorang pada waktu sarapan pagi dengan siang hari maupun pada malam hari berbeda-beda Oleh karena itu menu yang disusun pun harus berbeda. Berikut ini diberikan contoh makanan untuk keperluan sehari-hari yang sederhana murah dan mudah didapat. Disamping itu menu makanan ini telah memenuhi syarat empat sehat lima sempurna.

  1. makan pagi Nasi sayur bayam tempe dan susu.
  2. makan siang Nasi sayur asem ikan goreng atau daging emping dan pepaya.
  3. makan malam Nasi sayur tumis kangkung telur balado dan pisang.

Beberapa bahan makanan tidak dapat dikonsumsi secara langsung melainkan perlu diolah dan dimasak sehingga mudah dicerna dan dapat dimakan dengan mudah dan menambah selera.

Untuk menghindari berkurangnya zat gizi karena pengolahan maka di beberapa daerah memiliki kebiasaan mengkonsumsi bahan makanan dalam keadaan mentah. Misalnya sayuran sebagai lalapan.

  1. Pencernaan Makanan pada Manusia

Proses pemecahan makanan disebut pencernaan makanan. Pada proses tersebut bekerja sistem pencernaan yang terdiri dari alat pencernaan makanan dan kelenjar pencernaan yang menghasilkan getah pencernaan dan enzim. Ada dua macam proses pencernaan yaitu pencernaan mekanik dan Pencernaan kimiawi. Pencernaan makanan secara mekanik akan mengecilkan ukuran bahan makanan sedangkan Pencernaan kimiawi dengan enzim akan mengubah struktur makanan menjadi molekul-molekul kecil yang mudah diserap oleh kapiler darah pada jonjot usus.

Dengan demikian proses pencernaan makanan adalah proses pemecahan makanan menjadi sari-sari makanan sehingga dapat digunakan oleh tubuh.

Proses pencernaan makanan dilakukan oleh alat pencernaan makanan yang dimulai dari rongga mulut kerongkongan lambung usus halus usus besar poros sampai anus tempat sisa makanan dibuang.

Di dalam rongga mulut terdapat gigi lidah dan kelenjar ludah. Gigi bertugas memotong mengoyak mengunyah dan melumatkan makanan sehingga mudah ditelan. Lidah berfungsi mengatur letak makanan dalam mulut supaya mudah terkunyah dan membantu proses penelanan makanan yang sudah dilumat. Air liur mengandung air lendir dan salah satu enzim yaitu enzim ptialin atau amilase. Dengan demikian di dalam rongga mulut terjadi 2 macam proses pencernaan yaitu mekanik dan kimiawi.

Makanan dari mulut masuk ke dalam kerongkongan. Pada pangkal kerongkongan bermuara dua saluran yaitu saluran pernapasan dan saluran pencernaan. Dengan bantuan gerak peristaltik makanan akan bergerak dari kerongkongan menuju lambung. Gerak peristaltik adalah Gerak bergelombang yaitu gerakan meremas dan mendorong makanan mulai dari kerongkongan sampai dengan ke akhir saluran pencernaan. Di dalam lambung terdapat kelenjar yang menghasilkan asam klorida yang berfungsi membunuh bibit penyakit dan sebagai pengaktifan enzim enzim tertentu. Setelah menjadi bubur halus Makanan masuk ke usus halus. Bagian pertama dari usus halus adalah usus 12 jari atau duodenum. Makanan yang masuk ke usus halus masih mengalami pencernaan secara enzimatis menjadi sari-sari makanan. Sari sari makanan hasil pencernaan adalah monosakarida asam lemak gliserol dan asam asam amino.

Vitamin dan garam garam mineral tidak mengalami pencernaan. Bagian dari makanan yang tidak dapat diserap usus halus masuk ke dalam usus besar. Berdasarkan posisinya dalam perut usus besar dapat dibedakan menjadi tiga bagian yaitu usus besar naik usus besar mendatar dan usus besar turun. Sisa makanan yang telah membusuk diserap airnya kemudian sisanya dikeluarkan melalui dubur atau anus dalam bentuk feses yaitu tinja.

Karena alat pencernaan makanan demikian penting maka alat pencernaan harus dipelihara agar tetap sehat sehingga dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Cara-cara pemeliharaan kesehatan pencernaan makanan diantaranya:

  1. makan dengan teratur.
  2. makanan tidak boleh mengandung banyak zat-zat yang merangsang alat pencernaan makanan misalnya kuman berbahaya, minyak atsiri.
  3. makanan harus mengandung serat yang cukup.
  4. membiasakan buang air besar setiap hari.
  5. minum air dengan cukup minimal 8 gelas sehari.

Beberapa penyakit yang sering menyerang alat pencernaan manusia adalah sebagai berikut.

  1. sembelit yaitu Kelainan yang disebabkan terlalu lama makanan berada di dalam usus besar sehingga penyerapan air berlebihan.
  2. penyakit sariawan yaitu Radang pada rongga mulut lidah dan usus dengan tanda-tanda luka bernanah disebabkan kekurangan vitamin C.
  3. penyakit maag yaitu lambung terasa perih dan mual karena terlalu banyak asam lambung dan makan tidak teratur.
  4. penyakit hepatitis C Itu radang di hati yang disebabkan virus tanda-tanda tubuh lemas air seni berwarna coklat seperti teh mengakibatkan fungsi hati terganggu.
  5. penyakit usus buntu yaitu Radang pada usus buntu dengan tanda-tanda sakit pada perut sebelah kanan bawah.
  6. penyakit diare yaitu buang air terus menerus yang disebabkan oleh bakteri atau keracunan yang menyerang usus halus dan usus besar.
  7. penyakit tifus itu penyakit pada usus halus dan usus besar yang disebabkan bakteri tumbuh biasanya panas tinggi dengan disertai diare.
  8. kelainan pada kelenjar pankreas yang dicirikan oleh kadar glukosa darah yang tinggi.
  9. Darah

Darah tersusun atas sel-sel darah dan cairan atau plasma darah. Sari-sari makanan diserap oleh darah melalui jonjot usus halus. Proses penyerapan sari-sari makanan berlangsung secara difusi osmosis dan transpor aktif.

Fungsi darah dalam tubuh manusia adalah sebagai berikut.

  1. pengedar sari-sari makanan.
  2. pengedar oksigen.
  3. pengedar hormon.
  4. pengangkut zat sisa misalnya karbondioksida garam garam air seni ke alat-alat pengeluaran.
  5. pemberantas bibit penyakit.
  6. penutupan luka.
  7. pengatur suhu tubuh.

Penyakit alat peredaran darah. Arteriosklerosis adalah istilah yang diberikan untuk sekelompok kelainan pada pembuluh arteri yang ditandai dengan penebalan dan pengerasan pada dinding pembuluh tersebut sehingga berkurang elastisitasnya. Aterosklerosis adalah salah satu bentuk arteriosklerosis yang disebabkan karena adanya penumpukan kerak pada dinding dalam Arteri sebagai akibat tingginya kadar kolesterol darah. Penyakit jantung koroner adalah penyakit di mana pembuluh darah jantung atau Arteri koronaria yang membawa makanan dan oksigen ke jantung mengalami penyempitan atau penyumbatan. Stroke atau serangan Otak adalah kerusakan pada otak karena berkurangnya pasokan oksigen ke bagian otak. Hemofilia yaitu penyakit di mana darah sulit atau tidak dapat membeku. Sel Sabit adalah penyakit di mana sel darah merah membentuk Sabit sehingga kehilangan kemampuan mengangkut oksigen. Anemia adalah penyakit kurang darah.

 

 

  1. Alat pernapasan pada manusia.

Respirasi adalah suatu peristiwa pemanfaatan oksigen di dalam sel tubuh makhluk hidup untuk pembakaran atau oksidasi zat makanan yaitu glukosa agar diperoleh energi. Respirasi sering disebut juga dengan pernapasan internal. Pada proses respirasi dalam tubuh makhluk hidup akan dihasilkan karbondioksida dan air.

Sistem pernapasan pada manusia dimulai dari udara masuk ke dalam paru-paru melalui hidung kadang-kadang melalui mulut misalnya pada saat sakit influenza. Di dalam hidung udara disaring oleh rambut-rambut yang ada di dalamnya sehingga debu tidak ikut terbawa masuk. Selanjutnya udara menuju tenggorokan. Di dalam tenggorokan terdapat rambut getar. Tenggorokan bercabang menuju ke paru-paru kiri dan kanan. Masing-masing cabang bercabang-cabang lagi menjadi ranting yang lebih kecil dan berakhir pada kantong pipis di dalam paru-paru yang tersusun seperti buah anggur yang disebut alveoli. Di dalam kapiler alveoli oksigen diikat oleh darah dan selanjutnya diedarkan ke seluruh tubuh.

Perbedaan pernapasan dada dengan pernapasan perut. Pernapasan dada adalah pernapasan yang terjadi akibat kontraksi otot otot antar tulang rusuk yaitu otot sela iga. Sedangkan pernapasan perut adalah pernapasan sebagai akibat aktivitas otot diafragma.

 

  1. Merancang Pembelajaran Materi Kelas 5.

Pertemuan 1 kegiatan 1

Susunan alat pencernaan. Siswa bekerja dalam kelompok. Kepada setiap kelompok dibagikan satu set kartu pencernaan makanan atau fotokopinya. Setelah mendiskusikannya dalam kelompok siswa diminta maju ke depan untuk mengurutkan letak masing-masing alat pencernaan makanan tersebut. Siswa lain memperhatikan dan memberikan usulan atau saran Jika menurut kelompoknya urutan tersebut belum tepat.

Setelah kegiatan simulasi selesai guru menempelkan gambar peraga alat pencernaan makanan yang utuh dan cukup besar di papan tulis tetapi keterangan dari alat pencernaan tersebut ditutup. Siswa tertentu diminta menempelkan kartu nama masing-masing alat pencernaan yang telah disiapkan oleh guru dalam ukuran yang sesuai. Dari gambar tersebut guru mengajak siswa untuk mengelompokkan alat pencernaan makanan atau Saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan. Guru menginformasikan bahwa saluran pencernaan makanan adalah alat pencernaan makanan yang dilalui makanan.

 

KEGIATAN BELAJAR 2

MERANCANG PEMBELAJARAN IPA KELAS 6

  1. Materi Essensial Kelas 6
  2. Gaya dan Gerak

Gaya yang merupakan tarikan atau dorongan berdasarkan titik kerjanya dapat digolongkan menjadi gaya sentuh dan gaya tak sentuh. Gaya yang titik kerjanya bersentuhan dengan benda disebut gaya sentuh misalnya gaya gesek dan gaya pegas. Sedangkan gaya yang titik kerjanya tidak bersentuhan dengan benda disebut gaya tak sentuh misalnya gaya gravitasi gaya magnet dan gaya listrik statis.

  1. Perpindahan energi panas dan listrik

Energi panas dapat berpindah dengan tiga cara yaitu dengan konduksi konveksi dan radiasi.

Perpindahan panas secara konduksi terjadi pada benda padat. Kecepatan panas menyebar dalam benda padat tergantung dari jenis bahan. Bahan yang menyebabkan panas tersebar dengan cepat disebut konduktor panas sedangkan benda yang menyebabkan panas tersebar secara lambat disebut isolator panas. Contoh bahan konduktor panas adalah aluminium tembaga dan besi sedangkan isolator panas adalah kain kayu dan styrofoam.

Perpindahan panas dengan cara konveksi terjadi pada zat cair dan gas. Jarak antara partikel pada zat zat ini lebih renggang dibandingkan dengan zat padat. Ciri perpindahan panas secara konveksi adalah perpindahan panas yang disertai perpindahan partikel pembawa panas.

Jenis ketiga dari perpindahan panas adalah radiasi contohnya adalah perpindahan panas secara radiasi adalah peristiwa perpindahan panas dari matahari ke bumi. Pada peristiwa ini panas dipindahkan dalam bentuk cahaya.

  1. Listrik

Rangkaian tertutup terbentuk apabila logam dasar lampu dihubungkan ke salah satu kutub baterai bisa langsung atau melalui kabel dan ulir lampu dihubungkan ke kutub satunya bisa langsung atau melalui kabel. Rangkaian tertutup terbagi menjadi dua yaitu rangkaian seri dan rangkaian paralel. Rangkaian seri yaitu rangkaian yang memiliki sifat jika salah satu lampu dipadamkan maka lampu yang lain akan padam. Kemudian Jika jumlah lampu ditambah maka terang masing-masing lampu pijar menjadi berkurang atau semakin redup. Rangkaian paralel adalah rangkaian yang memiliki sifat yaitu jika salah satu lampu dipadamkan maka lampu yang lain tetap menyala. Kemudian Jika jumlah lampu ditambah maka terang masing-masing lampu tidak berubah.

Bahan-bahan yang sulit menghantarkan listrik disebut isolator listrik contohnya adalah plastik karet kaca. Sedangkan konduktor listrik adalah bahan-bahan yang dengan mudah mengalirkan listrik dengan baik dari satu bagian ke bagian lain contohnya adalah tembaga aluminium timah seng besi dan emas.

Sumber-sumber energi listrik diantaranya pembangkit listrik tenaga air pembangkit listrik tenaga uap pembangkit listrik tenaga Diesel dan pembangkit listrik tenaga nuklir. Kemudian pembangkit listrik lainnya adalah dinamo aki berbagai jenis baterai dan pembangkit listrik tenaga surya.

Beberapa tindakan Penghematan energi listrik yang perlu dibiasakan adalah.

  1. matikan lampu yang tidak perlu jangan nyalakan lampu jika sedang tidak berada di ruangan.
  2. jangan tinggalkan barang barang elektronik dalam keadaan menyala.
  3. gunakan pendingin ruangan yang efisien.
  4. hemat penggunaan air bersih.
  5. hemat penggunaan baterai.
  6. bijaksana dalam membeli barang adalah sesuatu yang berkualitas sehingga dapat dipakai dalam waktu yang lama daripada membeli barang tidak berkualitas.
  7. Penerapan Energi Listrik.

Pada penerapan energi listrik 2 percobaan sederhana yang dapat diaplikasikan di kelas adalah merancang dan membuat sebuah bel listrik sederhana serta alarm banjir.

Langkah-langkah pembelajaran

Kegiatan awal

Guru dapat memulai pelajaran dengan sebuah peragaan yang menarik. Perlihatkan sebatang paku dan sebatang korek api kepada siswa. Mintalah salah seorang siswa untuk memegang paku tersebut pada salah satu ujungnya. Sebelum paku dipanaskan guru meminta siswa untuk menebak Apakah siswa yang memegang paku itu mampu memegangnya sampai 1 batang korek api habis terbakar. Guru menyalakan sebatang korek dan mengenakan nyala korek itu pada mata paku. Mata pokok itu menjadi sedemikian panas sehingga siswa tersebut akan menjatuhkannya.

Kegiatan inti

Guru mengajukan pertanyaan kepada siswa apakah energi panas menyebar secara tiba-tiba atau memerlukan waktu?

Siswa dalam kelompok diminta untuk mendeskripsikan Bagaimana menjadi pertanyaan tersebut. Siswa mungkin mengusulkan untuk mengunci percobaan itu dengan menggunakan Batang besi yang lebih panjang. Jika demikian guru dapat memberikan Batang besi yang panjangnya 10 dan 20 cm. Diskusikan bahwa semakin panjang Batang besi semakin lama panas akan sampai pada ujung lainnya. Hal tersebut disebabkan karena panas memerlukan waktu untuk menyebar.

Kegiatan 2 penyebaran energi pada berbagai jenis bahan.

Siswa diminta memikirkan pertanyaan yaitu bagian bawah setrika sangat panas tetapi mengapa bagian atas yaitu gagang setrika tidak terasa panas?

Siswa mungkin sampai pada Penjelasan bahwa gagangnya terbuat dari bahan lain yaitu dari bahan sintetis atau kayu yang berbeda dari bahan di bagian bawahnya itu besi atau logam lain. Hal itu akan membawa siswa pada pemikiran panas menyebar dengan laju yang berbeda dalam bahan yang berbeda.

 

Download Naskah Praktek Ujian SD Kelas VI Tahun 2018 Link Google Drive

Download Naskah Praktek Ujian SD Kelas VI Tahun 2018 Link Google Drive

Naskah Ujian Praktek SD

Ujian Praktek di SD biasanya dilaksankan sebelum pelaksanaan USBN. Maka dibutuhkan Naskah Ujian Praktek SD Kelas VI.

Di sekolah tempat saya mengajar, saat ini (ketika artikel ditulis) sedang melaksankan ujian praktek untuk kelas VI.

Berikut ini saya bagikan Naskah Praktek Ujian SD Kelas VI Tahun 2018. Silakan didownload dengan mudah, karena ini memakai Google Drive. Tinggal klik tulisan DOWNLOAD di setiap mata pelajaran, maka Anda akan diarahkan ke Google Drive. Setelah masuk ke Google Drive, tinggal klik tanda panah ke bawah. Semoga bermanfaat.
  •  Naskah Praktek Ujian SD Kelas VI PAI (Pendidikan Agama Islam) DOWNLOAD
  • Naskah Praktek Ujian SD Kelas VI Bahasa Indonesia DOWNLOAD
  • Naskah Praktek Ujian SD Kelas VI IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) DOWNLOAD
  • Naskah Praktek Ujian SD Kelas VI PJOK (Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan) DOWNLOAD
  • Naskah Praktek Ujian SD Kelas VI SBK (Seni Budaya dan Keterampilan) DOWNLOAD
  • Naskah Praktek Ujian SD Kelas VI Bahasa Inggris  DOWNLOAD

    Demikianlah Naskah ujian praktek SD kelas VI yang saya bagikan. Semoga bermanfaat untuk Anda semua.

    Terima Kasih

Begini cara Mendapatkan Tiket Kereta Api Tambahan

Begini cara Mendapatkan Tiket Kereta Api Tambahan

Tiket Kereta Api Tambahan

Musim mudik sudah di depan mata. Banyak warga yang kehabisan tiket kereta api ketika mau pesan untuk kepulangannya ke kampung. Menyikapi hal tersebut, PT KAI menyediakan Tiket Kereta Api Tambahan.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah menyiapkan 20 kereta api (KA) tambahan dengan total 40 perjalanan pada arus mudik Lebara 2018. Tiket kereta api tambahan tersebut sudah bisa dipesan hari ini.

“Kereta tambahan ini akan kita jual mulai 16 April jam 00.01 WIB,” ucap Edi seperti ditulis Senin (16/4/2018).

Kereta api tambahan tersebut akan mulai beroperasi pada 8 Juni hingga 25 Juni 2018. Namun, ada beberapa nama KA yang beroperasi lebih awal.

Untuk bisa memesan tiket kereta api tambahan ini, masyarakat bisa mengunjungi aplikasi KAI Access, laman kai.id, contact center 121, gerai, minimarket, jaringan PPOB, website dan mobile apps yang dikelola oleh mitra yang telah bekerja sama dengan KAI.

Selain itu, pada masa angkutan Lebaran tahun 2018 ini, KAI memperbesar kapasitas bandwidth dari 150 MB menjadi 400 MB untuk kelancaran akses pemesanan tiket.

Di sisi lain, KAI juga memperkuat sistem keamanan dengan meningkatkan sistem firewall untuk meminimalisasi risiko adanya gangguan sistem IT serta mengoptimalkan server-server penjualan tiket kereta api.

Sementara itu, sampai tanggal 13 April 2018, dari jumlah total tempat duduk KA reguler jarak jauh dan menengah (tidak termasuk KA lokal) sebanyak 2.257.904 seat atau 42,91persen telah terjual.

Sehingga, masih banyak tiket KA reguler yang masih tersedia dengan berbagi rute dan tanggal tertentu.

Daftar Kereta Tambahan

Berikut daftar KA tambahan:

1. Argo Lawu Fak, tujuan Gambir – Solo

2. Argo Dwipangga Fak, tujuan Gambir – Solo

3. Taksaka Leb, tujuan Gambir – Yogyakarta

4. Sawunggalih Leb, tujuan Pasarsenen – Kutoarjo

5. Argo Sindoro Leb, tujuan Gambir – Semarang Tawang

6. Argo Muria Leb, tujuan Gambir – Semarang Tawang

7. Gajayana Leb, tujuan Gambir – Malang

8. Sembrani Leb, tujuan Gambir – Surabaya Pasarturi

9. Purwojaya Leb, tujuan Gambir – Cilacap

10. Lodaya Leb, tujuan Bandung – Solo

11. Sancaka Leb, tujuan Yogyakarta – Surabaya Gubeng

12. Tawang Jaya Premium Leb, tujuan Pasarsenen – Semarang Poncol

13. Pasundan Leb, tujuan Kiaracondong – Surabaya Gubeng

14. Kutojaya Utara Tamb, tujuan Pasarsenen – Kutoarjo

15. Kutojaya Selatan Leb, tujuan Kiaracondong – Kutoarjo

16. Matarmaja Leb, tujuan Pasarsenen – Malang

17. Kertajaya Leb, tujuan Pasarsenen – Surabaya Pasarturi

18. Brantas Leb, tujuan Pasarsenen – Semarang Poncol – Blitar

19. Taksaka Pagi Leb, tujuan Gambir – Yogyakarta

20. Mataram Premium, tujuan Pasarsenen – Lempuyangan.

Cara Pesan Tiket Kereta Api Tambahan

Untuk mendapatkan tiket kereta api tambahan, Anda tidak perlu keluar rumah.

Sekarang sudah banyak aplikasi yang menyediakan penjualan tiket kereta api secara mudah. Saya sendiri sering memesan tiket kereta api menggunakan tokopedia.

Diantaranya ketika saya ke Surabaya beberapa waktu lalu. Anda bisa membaca artikelnya DISINI.

DEBM itu …

DEBM itu …

Suasana di Ayam Penyet Surabaya cabang Majalengka

Kemarin pagi adalah hari pertama Try Out USBN tahap 4 di sekolah tempat saya bertugas.

Kemarin itu judulnya “menyenangkan keluarga”. Bagaimana tidak, sepulang dari sekolah, saya langsung bawa keluarga (1 istri dan 2 anak) naik Vario kesayangan. Kemana tujuannya? Beli obat-obatan herbal untuk stok 1 bulan ke depan. Karena stok yang kemarin sudah habis.

Selesai beli herbal, kami meluncur Grand Yogya Department Store yanga da di pusat kota Majalengka. Disana nya tidak belanja sih, hanya masuk ke amusement park. Anak-anak naik kuda-kuadaan, mobil-mobilan, mancing-mancingan, tapi bukan mancing keributan hehehe.

Jajan nya pun hanya crepes dan es teh manis.

Sekitar jam 16, kami meluncur ke Ayam Penyet Surabaya. Anak-anak order Mi Goreng. Saya pesan Trancam dan Ayam Penyet tanpa nasi. Istri order cumi goreng tepung dan capcay, juga tanpa nasi. Ceritanya kami sedang menjalankan DEBM (Diet enak Bahagia Menyenangkan), karena badan kami sudah berat semua, bergerak sudah agak susah hehehe

Alhamdulillah berjalan 1 bulan, celana mulai terasa longgar, badan terasa ringan. Mudah-mudahan kami kuat terus menjalankan DEBM. Jangan dengar kata Dilan yang bilang itu berat. Pokoknya kita kudu kuat hehehe

Butuh Orang Lain

Butuh Orang Lain

Ular di dalam rumah
ilustrasi ular di dalam rumah. Mengambil dari blog lain. Karena saya tidak sempat foto.

Pagi ini heboh!

Saat saya mau mengambil buku dari dalam tas saya, terlihat ada yang bergerak-gerak. Pencahayaan di kamar tidur saya pagi itu memang agak gelap. Setelah saya amati lebih seksama, ternyata itu adalah ular!!!

Saya termasuk yang paling takut sama ular.

Lagsung saya keluar untuk mengambil batang kayu atau apa saja yang bisa dijadikan pemukul. Sambil minta bantuan Bapak saya.

Bapak saya yang berada di depan. Saya sambil agak ketakutan siap-siap barangkali ular nya keluar dari arah sebaliknya. Ibu saya pun ikut bawa pemukul.

Ular itu sembunyi di belakang lemari pakaian saya. Terpaksa lemari itu harus digeser, walau sangat berat.

Setelah perjuangan beberapa menit, alhamdulillah ular itu berhasil dilumpuhkan oleh Bapak saya. Ukurannya kecil, paling sebesar jari telunjuk orang dewasa.

Alhamdulillah…..

Itulah manusia. Itulah saya. Saya baru sadar. Bahwa selama ini merasa diri ini hebat, pintar, dan seolah tidak membutuhkan bantuan dari orang lain.

Saya sadar ternyata betapa lemahnya saya ini. Baru ketemu ular berukuran kecil saja sudah gemetaran.

Saya sadar saya tidak akan bisa hidup tanpa bantuan dari orang lain.

Ular, kau membuatku sadar.

Ular, terima kasih ya. Kematianmu membawa hikmah.

Sumber foto: brahimnyior.blogspot.co.id

PENDIDIKAN KHUSUS BAGI ANAK BERBAKAT

PENDIDIKAN KHUSUS BAGI ANAK BERBAKAT

PENDIDIKAN KHUSUS BAGI ANAK BERBAKAT

MODUL 3

PENDIDIKAN KHUSUS BAGI ANAK BERBAKAT

 

Kegiatan Belajar 1

Definisi dan Dampak Anak Berbakat

  1. Definisi
  2. Definisi versi Amerika

Anak berbakat adalah anak yang menunjukkan kemampuan atau penampilan yang tinggi dalam bidang-bidang seperti intelektual, kreatif, seni, kapasitas kepemimpinan, atau bidang bidang akademik khusus dan yang memerlukan pelayanan-pelayanan atau aktivitas-aktivitas yang tidak biasa disediakan oleh sekolah agar tiap kemampuan berkembang secara penuh.

  1. Definisi versi Indonesia

Anak berbakat adalah mereka yang didefinisikan oleh orang-orang profesional mampu mencapai prestasi yang tinggi karena memiliki kemampuan-kemampuan luar biasa. Mereka menonjol secara konsisten dalam salah satu atau beberapa bidang meliputi bidang intelektual umum, bidang kreatifitas, bidang seni atau kinetik, dan bidang politik sosial atau kepemimpinan. Mereka memerlukan program pendidikan yang berdiferensiasi dan atau pelayanan diluar jangkauan program sekolah biasa agar dapat merealisasikan urusan mereka terhadap masyarakat maupun terhadap diri sendiri.

  1. Dampak Keberbakatan
  2. Aspek akademik

Kecepatan perkembangan kognitif yang tidak sesuai dengan perkembangan dan kekuatan fisik sehingga terjadi kesenjangan di antara keduanya dapat menimbulkan perasaan tidak dekat pada diri anak. Perasaan semacam ini dapat mendorong anak tidak peduli terhadap kegiatan kelompok sehingga dapat menimbulkan frustrasi kecewa dan tidak puas terhadap kehidupan kelompok sebaya.

 

  1. Aspek sosial atau emosi

Kemampuan anak berbakat untuk menyerap dan menghimpun Informasi yang tidak diimbangi dengan perkembangan emosi dan kesadaran dapat menimbulkan ketidakstabilan perkembangan emosi. Kondisi perkembangan seperti ini akan membuat individu rawan terhadap kritik bersikap sinis dan menantang menentukan nilai sendiri dan tujuan yang mungkin tidak realistik.

  1. Dampak keberbakatan terhadap fisik atau kesehatan

Anak berbakat secara umum mempunyai tiga ciri yaitu

  1. kemampuan kecerdasan jauh di atas rata-rata
  2. kreativitas tinggi
  3. tanggung jawab atau pengikatan diri terhadap tugas.

 

Kegiatan Belajar 2

Kebutuhan Pendidikan dan Jenis Layanan bagi Anak Berbakat

  1. Kebutuhan pendidikan anak berbakat
  2. Kebutuhan pendidikan dari segi anak berbakat itu sendiri

Oleh karena potensi yang dimiliki anak berbakat sedemikian hebatnya jika dibandingkan dengan anak biasa maka untuk mengembangkan potensinya mereka membutuhkan hal-hal berikut ini

  1. anak berbakat membutuhkan peluang untuk mencapai aktualisasi potensinya Melalui penggunaan fungsi otak yang efektif dan efisien. Mereka tetap membutuhkan pengembangan fungsi otaknya walaupun telah memiliki otak yang hebat. Apalagi penggunaan kapasitas otak itu hanya 5% dari fungsi keseluruhannya. Melalui pendidikan terjadi interaksi antara potensi bawaan individu dengan lingkungannya.
  2. membutuhkan peluang untuk dapat berinteraksi dengan anak-anak lainnya sehingga mereka tidak menjadi manusia yang memiliki superioritas intelektual saja tetapi merupakan manusia yang mempunyai tingkat penyesuaian yang tinggi pula.
  3. membutuhkan peluang untuk mengembangkan kreativitas dan motivasi internal untuk belajar berprestasi karena usaha pengembangan anak berbakat tidak semata-mata hanya pada aspek kecerdasan saja.
  4. Kebutuhan pendidikan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat

Pendidikan anak berbakat membutuhkan dukungan dari masyarakat antara lain sebagai berikut.

  1. membutuhkan kepedulian dari masyarakat terhadap pengembangan potensi anak berbakat. Apabila kepedulian ini kurang atau tidak ada maka potensi anak tersebut menjadi mubazir Maksudnya anak berbakat berada di bawah potensi kemampuannya.
  2. membutuhkan pengembangan sumber daya manusia berbakat. Usaha pengembangan sumber daya manusia berbakat merupakan akomodasi and serta pengembangan aset bangsa Karena anak berbakat ini dapat menjadi penopang dan pendorong kemajuan bangsa Karena potensi yang dimilikinya berkembang secara optimal.
  3. anak berbakat membutuhkan keserasian antara kemampuannya dengan pengalaman belajar.
  4. membutuhkan usaha untuk mewujudkan kemampuan anak berbakat secara nyata melalui latihan yang sesuai dengan segi keberbakatan anak berbakat itu sendiri.
  5. Jenis-jenis layanan bagi anak berbakat

Beberapa komponen yang perlu diperhatikan dalam memberi layanan kepada anak berbakat adalah sebagai berikut

  1. Komponen sebagai persiapan penentuan jenis layanan
  2. Pengidentifikasian anak berbakat

Karakteristik anak berbakat diharapkan dapat memperlancar usaha penemuan dan penempatan anak berbakat. Alat-alat yang digunakan dalam identifikasi berfokus pada beberapa hal yaitu kelancaran kelenturan dan pemurnian.

  1. Tujuan umum pendidikan anak berbakat

Tujuan program pendidikan anak berbakat adalah

1)  anak-anak berbakat harus menguasai sistem konseptual yang penting ada pada tingkat Kemampuan mereka dalam berbagai bidang mata pelajaran.

2)  anak-anak berbakat harus mengembangkan keterampilan dan strategi yang memungkinkan mereka menjadi mandiri kreatif dan memenuhi kebutuhan dirinya.

3)  anak-anak berbakat harus mengembangkan suatu kesenangan dan kegairahan tentang belajar yang akan membawa mereka melalui kerja keras dan kerutinan yang merupakan bagian proses yang tidak dapat dihindarkan.

  1. Kebutuhan pendidikan anak berbakat baik itu kepentingan individu anak berbakat itu sendiri maupun untuk kepentingan masyarakat.
  2. Komponen sebagai alternatif implementasi jenis layanan
  3. Ciri khas layanan yang sesuai dengan kebutuhan anak berbakat

1)  adaptasi lingkungan belajar

Hampir semua anak mengadaptasi lingkungan belajar dirancang untuk membawa anak-anak berbakat bersama-sama dengan teman seusianya dalam jangka waktu tersebut. Hubungan dengan adaptasi lingkungan belajar ini ada beberapa cara sebagai berikut.

  1. a) kelas pengayaan, guru kelas melaksanakan suatu program tanpa bantuan petugas dari luar.
  2. b) guru konsultan, pelaksanaan program pengajaran dalam kelas bisa dengan bantuan konsultan khusus yang terlatih.
  3. c) ruangan sumber belajar, siswa berbakat meninggalkan ruang kelas biasa ke ruangan sumber untuk menerima pengajaran dari guru yang terlatih.
  4. d) studi mandiri, siswa memilih proyek-proyek dan mengerjakannya Di bawah pengawasan seorang guru yang berwenang.
  5. e) kelas khusus, siswa berbakat dikelompokkan bersama-sama di sekolah dan diajar oleh guru yang dilatih khusus.
  6. f) sekolah khusus, siswa berbakat menerima pengajaran di sekolah khusus dengan staf guru yang dilatih secara khusus.

2)  Adaptasi program

Adaptasi program dilakukan dalam beberapa cara diantaranya sebagai berikut.

  1. melalui percepatan atau akselerasi siswa.
  2. b) melalui pengayaan.
  3. c) melalui pencapaian materi pelajaran
  4. d) pembaruan
  5. e) modifikasi kurikulum sebagai alternatif.
  6. Strategi pembelajaran dan model layanan

1)  Strategi pembelajaran

Strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan anak berbakat sangat mendorong anak tersebut untuk berprestasi. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menentukan strategi pembelajaran adalah sebagai berikut.

  1. a) pembelajaran anak berbakat harus diwarnai dengan kecepatan dan tingkat kompleksitas yang lebih sesuai dengan kemampuan yang lebih tinggi dari anak normal.
  2. b) pembelajaran pada anak berbakat tidak saja mengembangkan kecerdasan intelektual semata tetapi pengembangan kecerdasan emosional juga patut mendapat perhatian.
  3. c) pembelajaran anak berbakat berorientasi pada modifikasi proses isi dan produk.

2)  Model-model layanan

  1. a) model layanan kognitif afektif
  2. b) model layanan perkembangan moral
  3. c) model perkembangan nilai
  4. d) layanan berbagai bidang khusus. Bidang-bidang khusus ini adalah kepemimpinan seni rupa dan seni pertunjukan.

 

  1. Layanan perkembangan kreativitas.

Pengembangan kreativitas terdiri dari beberapa tingkat seperti berikut.

1)  Tingkat kreativitas pertama, ditandai oleh fleksibilitas organel it is serta keterbukaan terhadap masalah yang disertai keberanian mengambil resiko.

2)  Tingkat kreativitas kedua, ditandai oleh adanya pemetaan masalah dengan mencari pemecahan masalah secara teratur atau terorganisasi.

3)  Tingkat kreativitas ketiga, dengan mengadakan perumusan masalah berdasarkan asumsi tertentu seperti mencari berbagai informasi tentang hal tertentu analisis desain yang sistemik serta meramalkan sesuatu atau hipotesis kemudian membuktikan kebenaran suatu ramalan dan membuat proyek Mandiri tentang topik tersebut.

  1. Stimulasi imajinasi dan proses inkubasi.

Hal lain yang perlu dilakukan adalah mengembangkan stimulasi imajinasi kreatif dalam proses inkubasi.

  1. Desain pembelajaran

Kita perlu merencanakan desain pembelajaran yang khusus. Langkah-langkah penting untuk diperhatikan dalam mendesain pembelajaran adalah sebagai berikut seleksi dan latihan guru pengembangan kurikulum untuk memenuhi kebutuhan belajar dalam segi akademik maupun seni Prosedur identifikasi jamak pematokan sasaran program orientasi  kerja samapersonal rencana evaluasi dan peningkatan administratif.

  1. Evaluasi

Proses evaluasi pada anak berbakat tidak berbeda dengan anak pada umumnya Namun karena kurikulum atau program pelajaran anak berbakat berbeda dalam cakupan dan tujuannya maka dibutuhkan penerapan evaluasi yang sesuai dengan keadaan tersebut. Instrumen dan prosedur yang digunakan mengacu pada ketentuan belajar adalah pengejawantahan dari keputusan layanan pendidikan anak berbakat hasil umpan balik untuk keperluan tertentu pemantulan tingkat kemantapan penguasaan suatu materi sesuai dengan sifat keterampilan dan kemampuan maupun kecepatan belajar seseorang. Model pengukuran sepatu tersebut adalah pengukuran acuan kriteria. Sebaliknya ada pengukuran acuan norma yang membandingkan keberbakatan seseorang dengan temannya. Kedua cara tersebut tidak selalu menunjuk hasil akhir yang diinginkan melainkan merupakan petunjuk bidang mana yang sudah dikuasai individu sehingga memberikan keterangan mengenai Tara kemampuan yang dicapai tanpa tergantung pada kinerja. Penting untuk diperhatikan bahwa sebaiknya disertai dengan saran mengenai model evaluasi yang perlu diterapkan Apakah tes atau non tes.

 

MODUL 4

PENDIDIKAN ANAK TUNANETRA

 

Kegiatan belajar 1 

Definisi Klasifikasi Penyebab dan Cara Pencegahan Terjadinya Ketunanetraan

  1. Definisi dan klasifikasi tunanetra.

Orang tunanetra adalah mereka yang tidak memiliki penglihatan sama sekali atau buta total hingga mereka yang masih memiliki kisah penglihatan tetapi tidak mampu menggunakan penglihatannya untuk membaca tulisan biasa berukuran 12 poin dalam keadaan cahaya normal meskipun dibantu dengan kacamata atau kurang awas. Ini berarti bahwa seorang tunanetra mungkin tidak mempunyai penglihatan sama sekali meskipun hanya untuk membedakan terang dan gelap.

  1. Penyebab terjadinya ketunanetraan

Berikut ini adalah beberapa kondisi umum yang dapat menyebabkan ketunanetraan yang diurut secara alfabetis.

  1. Albinisme adalah kondisi yang herediter di mana terdapat kekurangan pigmen pada sebagian atau seluruh tubuh. Rambut menjadi putih warna kulit sangat terang dan iris mata berwarna putih atau putih kemerahan. Orang yang mengidap albinisme biasanya penglihatannya buruk retinanya berkembang secara tidak sempurna terlalu peka terhadap cahaya dan mengalami nistagmus yaitu gerakan otot yang abnormal yang mengakibatkan matanya terus menerus berkedip.
  2. Amblyopia yaitu penglihatan yang buruk yang tidak diakibatkan oleh suatu penyakit yang dapat teramati dan yang tidak dapat dikoreksi dengan kacamata. Kondisi ini dapat bersifat bawaan atau mungkin berkembang kemudian.
  3. Buta warna

Kondisi ini lebih menonjol kejadiannya pada laki-laki dan pada umumnya merupakan karakteristik yang diwariskan berdasarkan garis kelamin melalui kromosom jantan meskipun dapat pula terjadi akibat keracunan atau penyakit retina. Pada umumnya kebutaan warna ini mengenai ke-12 mata sering kali berupa hilangnya persepsi terhadap satu atau dua warna dasar buta warna merah hijau merupakan jenis bawaan yang paling umum tetapi kadang-kadang buta warna itu total sehingga pengidapnya hanya melihat dalam hitam dan putih.

  1. 4. Cedera dan radiasi

Pada masa dimana penyembuhan terhadap penyakit senantiasa terus dikembangkan contoh tetap merupakan penyebab utama kecacatan dan cedera pada mata tidak terkecuali. Pelindung mata yang memadai seharusnya senantiasa dipakai pada saat mengelas di pabrik-pabrik dan laboratorium dan dalam situasi-situasi lain di mana bahaya radiasi panas atau Cara lainnya dapat terjadi. Anak-anak harus diajari untuk tidak mengarahkan benda-benda tajam dan barang barang berbahaya lainnya ke wajahnya. Petani yang menggunakan amonia atau zat kimia lainnya harus memperhatikan peringatan tentang keselamatan ya karena terkena zat kimia merupakan penyebab utama cedera mata di daerah pertanian.

  1. Defisiensi vitamin A merupakan salah satu penyebab utama ketunanetraan pada anak-anak di Indonesia. Defisiensi vitamin A dapat mempengaruhi fungsi organ-organ tubuh lainnya selain dari mata.
  2. Glaukoma yaitu cairan bening di dalam bagian depan mata tidak mengalir keluar sebagaimana mestinya sehingga tekanan yang berlebihan terjadi di dalam bola mata. Jika tekanan tersebut tidak dikendalikan struktur mata yang lunak itu akan semakin rusak dan akibatnya penglihatan menjadi kabur bidang pandang menjadi sempit dan akhirnya buta total. Gejala gejala glukoma dapat berupa sering salah lihat mual tidak dapat menyesuaikan mata pada ruangan gelap melihat lingkaran berwarna mengelilingi lampu dan peringatan ke samping berkurang.
  3. Katarak adalah kekeruhan atau kekurangan pada lensa mata sehingga menghambat masuknya cahaya ke dalam mata. Meskipun bentuk-bentuk katarak tertentu bersifat bawaan sejak lahir namun kemungkinan berkembang yang meningkat seiring dengan bertambahnya usia.

8   Kelainan mata bawaan artinya semua kasus dari berbagai jenis kondisi yang tercantum pada bagian ini. Beberapa kondisi mata bawaan seperti retinoblastoma merupakan kondisi yang benar-benar herediter sedangkan kondisi-kondisi lainnya merupakan akibat dari suatu penyakit atau defisiensi pada saat kehamilan misalnya campak Jerman atau rubella.

  1. Miopia terjadi apabila bola mata lebih panjang daripada yang normal atau apabila terdapat perubahan di dalam bola mata sehingga mengakibatkan Sinar membelok secara abnormal.

10.Nistagmus yaitu gerakan gerakan otot mata yang menghentak-hentak secara tak sadar dan terus menerus. Gerakan-gerakan ini dapat ke semua arah atau hanya ke arah tertentu saja tetapi biasanya lebih jelas ke arah tertentu pada individu tertentu.

11.Ophthalmia neonatorum yang artinya peradangan pada mata bayi baru lahir. Penyakit ini pernah sangat ditakuti dan merupakan Penyebab umum ketunanetraan tetapi kini dapat dicegah dengan ilmu kesehatan dan kedokteran modern.

12.Penyakit kornea dan pencangkokan kornea. Kornea adalah lapisan transparan pada bagian depan bola mata berfungsi sebagai selaput jendela pembias dan pelindung tempat lewatnya Sinar cahaya yang akan masuk ke retina. Kurnia tidak mengandung pembuluh darah tetapi mengandung banyak saraf rasa sakit sehingga cedera pada mata akan menimbulkan rasa sakit yang sangat. Disamping itu salah lihat dapat terjadi sebagai akibat cedera pada kornea atau gangguan di dalam kornea.

13.Retinitis pigmentosa. Kondisi ini ditandai dengan degenerasi retina dan koloid biasanya disertai dengan perkembangan pigmen yang berlebihan. Kelainan herediter dengan pola pewarisan dan perkembangan yang bervariasi.

14.Retinopati diabetika. Diabetes jangka panjang sering mengakibatkan perubahan di dalam pembuluh pembuluh darah halus pada retina mata. Terdapat dua bentuk retinopati diabetika.

15.Retinopati of prematurity yang kadang-kadang berkembang menjadi suatu kondisi yang dikenal dengan istilah retrolental fibroplasia pernah diduga merupakan akibat dari pembedahan bayi yang baru lahir terhadap terlalu banyak oksigen di dalam inkubator tetapi kini para ahli tidak sepakat mengenai kepastian penyebabnya.

16.Sobeknya dan lepasnya retina. Kadang-kadang sebagai bagian dari proses penuaan kadang-kadang karena kecenderungan ke arah ini sudah diwarisi dari orang tuanya dan kadang-kadang karena sebab-sebab lain ada orang yang mengalami sobekan pada retina nya yang akhirnya sering mengakibatkan terpisah-pisah nya berbagai lapisan retina itu.

17.Strabismus. Kondisi ini yang lebih dikenal dengan sebutan Mata juling pada umumnya disebabkan oleh ketidakseimbangan otot-otot mata. Namun kelainan ini dapat juga diakibatkan oleh trauma pada saat kelahiran faktor faktor herediter atau karena gangguan gangguan lain.

18.Trakoma adalah penyakit menular disebabkan oleh sejenis virus yang menyerang kelopak mata dan kornea. Penyakit ini masih banyak berjangkit di negara-negara berkembang.

19.Tumor. Tidak semua tumor dan daging jadi adalah kanker. Sebuah tumor jinak tidak banyak berbeda dengan jaringan di sekelilingnya. Dia berhenti tumbuh setelah mencapai kebesaran tertentu dan tidak menyebar ke bagian-bagian tubuh lainnya. Akan tetapi ada pula tumor jinak yang mengganggu penglihatan atau menyebabkan rasa sakit.

20.Uveitis. Peradangan pada usia yaitu lapisan Tengah mata antara sklera dan retina disebut uveitis. Gejala-gejalanya mencakup terlalu peka terhadap cahaya penglihatan kabur rasa sakit dan mata merah.

  1. Pencegahan terjadinya ketunanetraan.

Vision 2020 akan memungkinkan masyarakat internasional untuk memerangi kebutaan yang dapat dihindari melalui.

  1. Pencegahan dan pemberantasan penyakit.
  2. Pelatihan personel.
  3. Memperkuat infrastruktur perawatan mata yang ada.
  4. 4. Penggunaan teknologi yang tepat dan terjangkau.
  5. Mobilisasi sumber-sumber.

Disamping itu ada strategi untuk mencegah ketunanetraan pada anak yaitu

  1. Pencegahan berjangkitnya penyakit.
  2. Pencegahan timbulnya komplikasi yang mengancam penglihatan bila penyakit telah berjangkit.
  3. Meminimalisasi ketunanetraan yang diakibatkan oleh penyakit atau Cedera yang telah dialami.

Strategi lainnya dikenal dengan perang modern melawan faktor penyebab ketunanetraan ya itu profilaksis imunisasi perawatan kehamilan yang tepat perawatan neonatal perbaikan gizi pendidikan masyarakat penyuluhan genetika ketentuan-ketentuan yang mengatur produksi dan pengadaan barang barang mainan yang berbahaya deteksi dan intervensi Dini serta meningkatkan higienitas dan perawatan kesehatan.