DISRUPSI DI HOLLYWOOD

Disrupsi dimana-mana

Bagi orang-orang SUFI (Suka Film), pasti tak asing dengan “pola umum” film-film hollywood.

Salah satu polanya: pemeran didominasi oleh kulit putih. Atau “afro america” (kulit hitam tapi penduduk AS).

Sangat jarang orang Asia dilibatkan. Namun kini berbeda.

Beberapa tahun terakhir, makin banyak film hollywood yang melibatkan pemeran Asia. Utamanya dari Cina.

Sebut saja The Meg, Pacific Rim, Jurassic World, dll. Bahkan The Avengers pun tak mau ketinggalan.

Yang lebih hebat lagi, di film The War, Jet Li menjadi peran utama. Jason Statham hanya peran pembantu hehehe

Kenapa ini terjadi?

Jawabnya: Pasar menginginkan hal itu.

Pasar?

Ya

Salah satu tokoh perfilman hollywood menyatakan bahwa pasar terbesar saat ini adalah Cina.

Bukan Amerika Serikat. Bukan pula Eropa.

Mau tak mau hollywood harus menyesuaikan diri. Jika memang ingin “survive”.

Inilah Disrupsi versi saya.

Perubahan kencang yang tak terprediksi sebelumnya.

Siapa mampu menyesuaikan, akan “survive” bahkan “grow”. Dan siapa yang keukeuh dan tak mau berubah, siap-siap “Die”.

Hal ini berlaku juga di bisnis.

Banyak supermarket dan mall sepi, terdisrupsi toko online.

Banyak angkutan umum sepi, terdisrupsi Ojek Online.

Kaset dan CD tak ada lagi, terdisrupsi layanan musik online.

Dll.

Apakah bisnis yang Anda geluti sekarang sudah siap menghadapi Disrupsi?

Majalengka, 30 November 2018
Ferdiansyah Syaiful Hijrah
Founder AMWAL Group

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *