Berkah Ramadhan, Mendapat Undangan Lagi

Berkah Ramadhan, Mendapat Undangan Lagi

Menjadi Narasumber

Baru pulang dari Bandung, sudah dapat undangan ke Lembang 

Alhamdulillah, disyukuri.

Lebih Alhamdulillah lagi karena sekarang penulisan nama Kabupaten nya sudah benar, tidak salah input lagi

Hehehe

Dan Saya diamanahi menjadi Narasumber dalam kegiatan ini.

Undangan dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat
Jadwal Menjadi Narasumber
FGD Persiapan Program Literasi Teknologi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat

FGD Persiapan Program Literasi Teknologi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat

Alhamdulillah diundang FGD Persiapan Program Literasi Teknologi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Akan dilaksanakan di Hotel Grand Setiabudi, pada 6-8 Mei 2019.

Yang diundang hanya 10 orang. Konon katanya yang diundang pakar di bidangnya.

Saya pakar apa ya? Hehehe

Yang jelas saya mah Bejo, beruntung.

FGD ini akan melahirkan aturan dan juknis mengenai program-program Literasi Teknologi di Jawa Barat.

Awal Ramadhan dilewatkan di luar rumah ini mah. Semoga bernilai ibadah saja deh. Aamiin

Notes: Abaikan kesalahan penulisan nama kabupaten. Sekarang kan lagi musim salah input. Jadi nama kabupaten pun salah input. Seharusnya Kab. Indramayu malah ditulis Kab. Subang 

NB:

Sekarang kan mau lebaran, jika butuh baju muslimah keren, silakan KLIK DISINI

POKJAR TERBAIK

POKJAR TERBAIK

Alhamdulillah Pokjar Majalengka dinobatkan sebagai Pokjar Terbaik ke 2 se Jawa Barat.

Tentu hal ini berkat kerjasama semua pihak.

Dalam kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh stake holder yang terlibat, terutama para Mahasiswa.

Musholla di Kereta Api

Musholla di Kereta Api

Ada hal menarik ketika saya pulang dari Malang hari minggu kemarin (10/3). Saya naik Kereta Api Harina.

Keretanya termasuk yang paling mewah menurut saya.

Penampilan luar nya mengkilap, tampak dibuat dari stainless steel, seperti sendok. Beda dengan kebanyakan kereta lain yang tampak “besi” sekali.

Interior nya mewah. Termasuk ada satu hal yang sangat menarik: Musholla.

Ya, ada musholla nya.

Meskipun hanya muat 2 orang. Tapi ini sudah merupakan kemajuan.

Belajar Banyak Hal di SEAMEO BIOTROP

Belajar Banyak Hal di SEAMEO BIOTROP

Pada tanggal 20 dan 21 Januari 2019 saya berkesempatan ikut Visitasi ke SEAMEO BIOTROP (South East Asian Regional for Tropical Biology).bersama tim STEM dari Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka. Alhamdulillah…

Belajar banyak hal, mulai dari hidroponik sampai kultur jaringan.

SEAMEO BIOTROP adalah Lembaga Penelitian level Asia Tenggara. Usia nya cukup tua. Didirikan tahun 1968. Merupakan bagian dari SEAMEO, yaitu organisasi menteri-menteri pendidikan se Asia Tenggara. Fasilitas nya cukup lengkap. Ada laboratorium entomologi. Ada laboratorium natural product. Ada laboratorium hidroponik. Ada laboratorium kultur jaringan. Ada pembibitan jamur, dll.

Pulangnya mampir ke rumah Prof. Dr. Ir. Memen Surahman, M.Sc. Agr., putra daerah asli dari Majalengka yang kini menjadi guru besar tetap Fakultas Pertanian IPB.Diantara yang dibincangkan adalah upaya yang sedang ditempuh oleh beliau dalam rangka mewujudkan swasembada beras.

Alhamdulillah perjalanan yang banyak manfaat.

Virtual Coordinator Training (VCT) SEAMEO : Pengembangan Kapasitas Guru bergaya Kekinian

Virtual Coordinator Training (VCT) SEAMEO : Pengembangan Kapasitas Guru bergaya Kekinian

Didik Mereka Sesuai Zamannya

sumber gambar: kompasiana

Pendidikan merupakan usaha sadar dalam membentuk tingkah laku peserta didik. Sehingga menurut saya, siswa tidak dikatakan telah belajar jika tidak terjadi perubahan tingkah laku pada dirinya. Ini hal yang paling substansial dalam dunia pendidikan. Dengan pendidikan, siswa dipersiapkan secara serius–lahir dan batin nya; pengetahuan, keterampilan, dan sikapnya (keimanan)–untuk menghadapi segala tantangan di zaman mereka.

Ya, mereka hidup di zaman mereka, bukan di zaman guru nya. Sebagaimana perkataan Ali bin Abi Thalib yang kurang lebih berbunyi : “Ajarilah anak-anakmu sesuai dengan zamannya, karena mereka hidup di zaman mereka bukan pada zamanmu. Sesungguhnya mereka diciptakan untuk zamannya, sedangkan kalian diciptakan untuk zaman kalian”.

Tantangan yang dihadapi siswa akan berbeda dengan yang dihadapi guru nya, yaitu kita. Mereka adalah Digital Natives, semenjak lahir dari rahim ibu nya sudah terpapar hal-hal berbau digital. Sedangkan mayoritas guru saat ini adalah Digital Immigrants, yang baru mengenal hal-hal berbau digital setelah dewasa.

Sehingga untuk “mengimbangi” siswanya, guru menjadi punya kewajiban untuk berakrab ria dengan dunia digital. Hal ini tak lain bertujuan meningkatkan kapasitas guru dalam mendidik. Guru mesti selalu mengembangkan diri agar selalu ada improvement dalam mendidik siswanya.

VCT : Peningkatan Kapasitas Guru bergaya Kekinian

Peningkatan kapasitas guru menjadi harga mati. Karena perkembangan zaman bergerak sangat cepat. Model peningkatan kapasitas pun mesti disesuaikan dengan kondisi kekinian. Yaitu bersentuhan dengan dunia digital.

Untuk itulah SEAMEO–Organisasi Kementerian Pendidikan se Asia Tenggara–menyelenggarakan sebuah pelatihan bernama Virtual Coordinator Training biasa disingkat VCT.

Pelatihan ini bersifat Daring (online). Tepatnya dengan model konferensi video. Platform yang digunakan adalah Webex.

Sejauh yang saya fahami, pelatihan ini bertujuan agar guru mampu terlibat dalam pelatihan guru berbasis online, baik sebagai:

  1. Narasumber
  2. Moderator
  3. Host

Ketiga peran diatas harus dijalani oleh peserta pelatihan masing-masing sebanyak 2 kali. Barulah setelah itu sertifikat dikeluarkan.

Flowchart VCT

Gambaran pelatihan VCT secara singkat seperti ini:

  1. Peserta diberikan materi singkat mengenai program peningkatan kapasitas guru yang digawangi oleh SEAMEO.
  2. Peserta diberikan materi mengenai pengoperasian Sisco Webex, sebagai platform yang digunakan dalam pelatihan VCT ini.
  3. Peserta diberikan juga materi-materi pengaya, seperti misalnya STEM dan Revolusi Industri 4.0.
  4. Peserta mulai melaksanakan tugas, yaitu: 2 kali sebagai Narasumber, 2 kali sebagai Moderator, dan 2 kali sebagai Host.
  5. Sertifikat diterbitkan.
  6. Alumni pelatihan VCT diharapkan menimplementasikan di sekolahnya, KKG, MGMP, Kecamatan, atau Kabupaten tempat ia bertugas. SEAMEO siap memfasilitasi dengan menyediakan room conference di Webex secara gratis.

Pelaksanaan Tugas

Contoh pelaksanaan tugas VCT bisa anda tonton pada video di bawah ini. Langsung saja klik gambarnya maka video akan terputar secara otomatis:

Sertifikat

Setelah Peserta menyelesaikan semua tugas dan dinyatakan lulus, maka peserta berhak mendapatkan sertifikat.

Sertifikat ditandatangani langsung oleh Direktur SEAMEO Secretariat yaitu Bapak Dr. Gatot Hari Priowirjanto.

Sertifikat bernilai 39 JP.

Alhamdulillah saya termasuk peserta VCT Batch 1, dan dinyatakan lulus.

Sertifikat VCT saya tampak depan
Sertifikat VCT saya tampak belakang

Berkah Luar Biasa

Alhamdulillah berkah yang saya rasakan dari mengikuti VCT ini luar biasa.

Diantaranya diundang dalam Rapat Koordinasi Grand Desain dan Implementasi STEM serta Penyiapan Kecamatan/Desa Digital. Acara tersebut berlangsung pada tanggal 3 Januari 2019, bertempat di Aula P4TK IPA Bandung, yang juga merupakan Kantor SEAMEO QITEP in Science.

Disana saya bisa bertemu Gubernur Jawa Barat. Kemudian Sertifikat VCT saya diserahkan Langsung oleh Direktur SEAMEO.

Alhamdulillah saya diundang pada acara ini
Penyerahan Sertifikat VCT oleh Direktur SEAMEO Secretariat
Sambutan Gubernur Jawa Barat

Akhirul Kalam, ayo ikuti VCT Batch selanjutnya.